Urutan Pemakaian Skincare yang Benar

Skincare merupakan salah satu produk kecantikan yang perlu digunakan oleh masyarakat, terutama kaum hawa. Salah satu tujuan pemakaiannya yakni untuk merawat wajah agar tampak sehat, bersih, dan terlihat awet muda. Oleh sebab itu, orang pun mulai aktif mencari-cari tahapan pemakaian skincare yang benar.

Beberapa step atau tahapan pemakaian skincare yang benar memang diperlukan dalam aplikasi sehari-hari atau biasa disebut daily routine. Mulai dari facial cleanser atau pembersih wajah, toner, serum, spot treatment, masker, dan sebagainya.

Rutinitas penggunaan skincare harus dimulai dari pengetahuan urutan pemakaian skincare yang benar
Gadis cantik memulai rutinitas skincarenya. Image by artursafronovvv on Freepik

Namun yang menjadi pertanyaan adalah, mengapa skincare itu penting? Banyak orang menginginkan kulit yang sehat, bersih, dan sempurna, tapi kerap kali tidak peduli mengenai proses dan step merawatnya. Padahal, tak cukup membeli sebuah produk untuk mendapatkan hasil yang terbaik, tapi juga dibutuhkan keteraturan dan konsistensi dalam merawat wajah.

Mengapa skincare itu penting? Skincare memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kulit. Seperti menyehatkan kulit, menutrisi kulit, mencegah penuaan diini dengan menunda kerutan dan garis halus, meminimalisasi noda hitam di wajah, mencerahkan dan melembapkan kulit, mencegah breakout atau kerusakan sel-sel kulit, menambah kepercayaan diri, hingga yang paling penting adalah menghindarkan diri dari penyakit-penyakit berbahaya seperti kanker kulit.

Perlu diketahui, menggunakan skincare tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Setiap produk memiliki cara yang tepat dalam menyimpan dan mengaplikasikan sehingga risiko iritasi, alergi, gatal, bruntusan, jerawat, dan sebagainya dapat diminimalisasi, bahkan dihindari.

Untuk itu, masyarakat perlu mengetahui mengenai tahapan pemakaian skincare yang benar. Sebab, setiap kulit manusia memiliki perlakuan yang berbeda tergantung kondisinya.

Jika kulit tidak ditangani dan dirawat sesuai dengan kondisinya, maka yang terjadi hanyalah membuang tenaga dan uang serta memicu masalah kulit, seperti iritasi wajah seperti kulit alergi, gatal, kemerahan, jerawat, bruntusan, dan rusak. Karena itu, kulit harus dirawat dengan skincare yang tepat dan tahapan pemakaian skincare yang benar. Berikut urutan skincare pagi dan skincare malam untuk mendapatkan hasil yang maksimal:

Urutan Skincare Pagi

Jika tubuh membutuhkan asupan makanan bernutrisi untuk memulai hari, maka kulit juga demikian. Skincare pagi adalah sarapan yang tepat bagi kulit untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari, panas, polusi, dan debu. Emma Wedgeworth, seorang dokter kulit di London mengungkapkan bahwa kulit yang tidak terlindungi dengan baik dapat menyebabkan terjadinya kerusakan kulit, muncul penuaan dini, iritasi, kering, warna tidak merata, serta berjerawat.

Awali hari dengan rutinitas skincare pagi yang tepat agar wajah segar sepanjang hari
Awali hari dengan rutinitas skincare pagi yang tepat agar wajah segar sepanjang hari. Image by Lifestylememory on Freepik

Selain itu, penggunaan skincare di pagi hari atau morning skincare routine juga dapat menyegarkan wajah sehingga membuat mood menjadi jauh lebih baik. Berikut urutan skincare pagi yang sebaiknya rutin dilakukan:

Step 1 : Mencuci Wajah – Cleanser

Tahapan pertama yang harus dilakukan adalah mencuci atau membersihkan wajah dengan cleanser. Cleansing sangat penting untuk membersihkan kulit karena kotoran, debu, dan sisa-sisa minyak yang menempel ketika tertidur akan terangkat.

Terdapat beberapa jenis cleansing yang dapat digunakan seperti cleansing oil atau balm yang mengandung minyak. Meski mengandung minyak, kedua cleanser ini sangat efektif dalam mengangkat minyak, debu dan kotoran yang menempel pada wajah seperti sisa make-up.

Tak hanya itu, micellar water juga dapat digunakan di step ini karena memberi efek bersih dan segar saat pemakaiannya. Namun, pastikan micellar water yang dipilih sesuai dengan kebutuhan kulit.

Sebelum mencuci wajah dengan cleanser di step ini, pastikan tangan sudah bersih dengan mencuci dan mengeringkannya terlebih dahulu.

Lewati step ini jika dirasa kulit tidak memerlukan double cleansing atau pembersihan dua kali karena tidak terlalu banyak kotoran yang menempel.

Step 2 : Membersihkan Kotoran Wajah – Pembersih berbasis air

Setelah melakukan cleansing sebagaimana step 1, tahapan selanjutnya adalah membersihkan kotoran wajah dengan pembersih berbasis air atau water based seperti facial wash. Tujuannya, agar kotoran yang menempel pada wajah benar-benar terangkat bersih sehingga kulit siap untuk menerima produk skincare lainnya. Jika tidak bersih, dikhawatirkan pemakaian skincare justru akan memicu masalah kulit seperti iritasi, jerawat, dan sebagainya.

Di tahap ini, terdapat beberapa produk yang bisa dipilih. Pertama, cleansing foam atau pembersih wajah berbentuk busa yang cocok untuk tipe kulit berminyak. Lalu ada juga cleansing gel yang disarankan untuk kulit sensitif, berminyak, dan berjerawat.

Sedangkan untuk jenis kulit kering, maka cleanser yang dipilih haruslah yang dapat menghidrasi kulit. Untuk itu, gentle wash sangat direkomendasikan untuk kulit kering, bahkan kulit sensitif karena biasanya tidak mengandung bahan-bahan yang dapat menyebabkan iritasi seperti SLS (Sodium Lauryl Sulfate), alkohol, ataupun pewangi.

Lewati step ini jika kulit sudah dalam kondisi yang bersih. Namun jika tidak yakin, akan lebih baik untuk tidak melewati step ini.

Step 3 : Toner Wajah

Setelah wajah dibersihkan, step selanjutnya adalah pengaplikasian toner. Tak hanya turut membantu mengangkat sisa kotoran di kulit, toner juga dapat menghidrasi kulit.

Apalagi, kini banyak toner yang sudah dilengkapi dengan berbagai bahan sesuai dengan kebutuhan konsumen. Misalnya, brightening toner untuk membantu mencerahkan wajah, exfoliating toner untuk mengangkat kulit mati, treatment toner untuk mengatasi iritasi pada kulit, clarifying toner untuk mengontrol minyak pada wajah, dan sebagainya.

Pengaplikasian toner pun cukup mudah, yakni dengan menuangkan beberapa tetes toner ke kapas tipis, lalu diusapkan perlahan ke seluruh wajah. Selain itu, juga terdapat produk toner berbentuk spray yang pengaplikasiannya dengan cara disemprot ke wajah.

Lewati step ini jika dirasa kulit tidak membutuhkan toner sebagai perawatan dan baik-baik saja tanpa harus memakainya. Sebab, kini cukup banyak kandungan pembersih dan pelembap wajah yang cukup menghidrasi kulit sehingga pemakaian toner dapat dilewati.

Step 4 : Serum

Serum adalah salah satu produk skincare yang kaya akan kandungan dan formula baik untuk kulit. Penggunaan serum di pagi hari dapat menutrisi, melindungi, melembapkan, hingga memberi efek mencerahkan kulit wajah yang mengandung formula dan bahan aktif yang sangat efektif dalam memperbaiki dan menjaga kondisi kulit.

Pemakaian serum juga direkomendasikan saat pagi hari untuk menjaga kelembapan wajah
Pemakaian serum juga direkomendasikan saat pagi hari untuk menjaga kelembapan wajah. Image by Freepik

Untuk jenis brightening misalnya, biasanya serum akan mengandung formula yang akan menjadikan wajah lebih cerah seperti vitamin C, vitamin E, niacinamide, alpha arbutin, atau glutathione. Tak hanya itu, terdapat jenis serum lain seperti anti-aging serum, acne serum, hydrating serum, exfoliating serum, hingga repairing serum.

Biasanya serum dikemas dalam botol kaca kecil dengan tutup pipet sehingga untuk mengaplikasikannya, hanya tinggal membuka tutup pipet dan meneteskan 3-4 tetes serum di wajah lalu meratakannya ke seluruh wajah dengan tangan bersih. Hindari menempelkan ujung pipet pada wajah untuk menjaga higienitas serum.

Baca ulasan serum jerawat terbaik rekomendasi dari kami.

Lewati step ini jika kulit sudah dalam kondisi yang baik tanpa harus memakai serum. Sebab, serum adalah formula tambahan yang berperan sebagai booster agar konsumen segera mendapatkan hasil pemakaian skincare dengan cepat.

Step 5 : Spot Treatment

Jika kulit sedang berjerawat, maka pemakaian spot treatment sangat direkomendasikan. Sebab, spot treatment dapat menyembuhkan dan mengeringkan jerawat dalam waktu yang singkat.

Produk ini dapat digunakan di pagi hari, tapi tetap harus memperhatikan step pemakaian yang benar. Banyak orang terlalu terburu-buru dan mengharapkan hasil yang instan sehingga ketika tanda-tanda jerawat muncul, spot treatment langsung diaplikasikan.

Padahal, pemakaian spot treatment harus menunggu hingga jerawat tumbuh terlebih dahulu, kurang lebih sekitar 3 hari. Setelah mengaplikasikan spot treatment pun, jangan langsung terburu-buru mengaplikasikan produk lain. Berikan waktu 15-20 menit untuk melakukan layering ke step selanjutnya.

Lewati step ini jika kulit tidak memiliki masalah jerawat karena dapat membuat lapisan kulit kering dan memicu terjadinya infeksi.

Step 6 : Krim Mata

Selain spot treatment, mengaplikasikan eye cream juga merupakan step tambahan yang bertujuan untuk mendapatkan hasil yang lebih dari sekadar pemakaian skincare dasar.

Eye cream merupakan pelembap yang digunakan untuk area sekitar bawah mata dan bertujuan untuk mencegah penuaan dini di area tersebut, seperti lingkaran gelap, keriput halus, kantung mata yang membengkak, dan sebagainya.

Biasanya eye cream berbentuk gel yang diaplikasikan tipis-tipis di bawah area mata dengan membentuk 4 atau 5 titik, lalu ratakan dengan jari sampai eye cream meresap.

Hindari penggunaan produk secara berlebihan karena eye cream memiliki konsentrasi yang tinggi sehingga dapat memicu iritasi di area mata.

Lewati step ini jika tidak memiliki masalah serius seperti tanda-tanda penuaan dini di area bawah mata.

Step 7 : Moisturizer

Tahap ini merupakan tahap yang penting karena moisturizer atau pelembap berfungsi untuk melembapkan kulit. Pemakaian moisturizer di pagi hari atau biasa disebut day cream memberi efek menyegarkan kulit sehingga kulit dapat terhidrasi sepanjang hari selama beraktivitas.

Penggunaan moisturizer merupakan salah satu komponen wajib rutinitas skincare pagi
Penggunaan moisturizer merupakan salah satu komponen wajib rutinitas skincare pagi. Image by jcomp on Freepik

Pilih produk moisturizer yang teksturnya mudah meresap, tetapi memiliki formula aktif yang efektif dalam menjaga kelembapan kulit.

Biasanya, moisturizer dikemas dalam bentuk jar atau tube sehingga rawan terpapar kotoran dari luar setiap kali dibuka. Pastikan tangan dalam kondisi bersih ketika membukanya dan jika memerlukan alat seperti spatula, pastikan alat tersebut dalam kondisi yang bersih juga.

Lewati step ini jika kulit sudah cukup terhidrasi dengan produk skincare yang lain.

Step 8 : Sunscreen

Urutan terakhir dalam pemakaian skincare adalah pengaplikasian sunscreen atau tabir surya. Perlu diketahui, pemakaian sunscreen wajib hukumnya untuk pagi hari, apalagi jika setelah itu kulit akan beraktivitas di luar ruangan dan terkena paparan sinar matahari secara langsung.

Sunscreen mengandung SPF dan UV protection yang dapat melindungi kulit dari sinar matahari. Untuk itu, pilih kadar SPF yang disesuaikan dengan kondisi kulit dan aktivitas luar ruangan yang akan dilakukan. Gunakan sunscreen dengan SPF tinggi jika aktivitas luar ruangan dilakukan dalam waktu cukup lama.

Terdapat beberapa tipe sunscreen untuk wajah, salah satunya sunscreen water based untuk menghndari kilap pada wajah. Sebab, biasanya pemakaian sunscreen akan memberi efek mengkilap pada wajah.

Lewati step ini jika tidak melakukan aktivitas pagi atau siang hari di luar ruangan yang terkena paparan sinar matahari.

Step 9 : Primer, dilanjutkan Foundation make up

Setelah mengaplikasikan skincare sesuai dengan urutan yang benar, tahap selanjutnya adalah pengaplikasian make-up atau riasan wajah. Tentu saja tahap ini penting untuk menunjang penampilan ketika beraktivitas, baik di dalam maupun di luar rumah, seperti bekerja, belanja, dan sebagainya.

Biasanya pengaplikasian make up dimulai dengan primer. Primer adalah produk complexion make-up yang berfungsi untuk melapisi permukaan kulit dan menjadikannya dasar yang ideal untuk aplikasi make-up setelahnya.

Setelah itu, dilanjutkan dengan pemakaian foundation yang sesuai dengan jenis dan tone kulit sehingga hasil akhirnya akan tampak natural. Jika sudah, step dapat dilanjutkan dengan pengaplikasian make-up yang lain seperti blush on, eye-shadow, mascara, lipstick, dan sebagainya yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Urutan Skincare Malam

Tak hanya di pagi hari, pemakaian skincare di malam hari juga penting dilakukan dan bahkan memiliki efektivitas yang jauh lebih baik. Mengapa demikian?

Rutinitas skincare malam yang benar sangat vital untuk menjaga kulit tetap sehat hingga usia senja
Rutinitas skincare malam yang benar sangat vital untuk menjaga kulit tetap sehat hingga usia senja. Image by senivpetro on Freepik

Dokter kulit dari New York, dr Dennis Gross mengatakan, di malam hari, sistem imun berfungsi pada kapasitas maksimum sehingga kulit berada dalam modus perbaikan. Di malam hari, kulit akan beregenerasi serta mengalami siklus oksigen dan nutrisi. Waktu ini adalah momen yang tepat untuk pengaplikasian skincare karena produk akan berfungsi dan bekerja jauh lebih optimal.

Rutinitas merawat kulit di malam hari diperlukan karena kulit membutuhkan formula lebih seperti retinol, niacinamide, vitamin C, dan sebagainya yang membantu memperbaiki kulit dari kerusakan yang disebabkan banyak faktor. Berikut urutan pemakaian skincare di malam hari:

Step 1 : Membersihkan kotoran atau riasan wajah – Cleanser

Sama seperti morning skincare routine, urutan pertama untuk pemakaian skincare di malam hari adalah membersihkan kotoran atau riasan wajah dengan cleanser. Tahap ini sangat penting karena setelah beraktivitas seharian, tentu kulit mendapat banyak paparan kotoran, misalnya debu dan asap kendaraan bermotor. Karena itu, membersihkan wajah dengan cleanser wajib dilakukan.

Lewati step ini jika wajah tidak terlalu kotor atau tidak melakukan aktivitas luar ruangan yang dapat menimbulkan kulit kotor terlalu serius.

Step 2 : Mencuci wajah dengan pembersih wajah berbasis air

Tak cukup sekali, membersihkan wajah perlu dilakukan dua kali atau disebut double cleansing. Step ini bertujuan memastikan wajah benar-benar dalam kondisi bersih sebelum berisitirahat atau tidur di malam hari.

Step wajib skincare malam adalah mencuci wajah untuk menghilangkan semua kotoran dan debu
Step wajib skincare malam adalah mencuci wajah untuk menghilangkan semua kotoran dan debu. Image by jcomp on Freepik

Kotoran yang menumpuk semalaman dapat berakibat fatal pada kulit seperti timbulnya jerawat hingga iritasi wajah. Karena itu, bersihkan wajah dengan mencucinya menggunakan facial wash atau cleanser berbasih air.

Lewati step ini jika dirasa wajah atau kulit sudah bersih.

Step 3 : Toner Wajah

Pemakaian toner di malam hari akan membantu mengangkat sisa kotoran, minyak, dan produk kosmetik di wajah. Dengan begitu, kulit akan benar-benar bersih maksimal sehingga toner dapat mempermudah jalan masuk skincare di tahap selanjutnya ke lapisan kulit. Dengan begitu, kinerja skincare lainnya di malam hari menjadi lebih maksimal.

Lewati step ini jika dirasa kulit sudah cukup bersih untuk melanjutkan ke step selanjutnya.

Step 4 : Essence

Produk essence adalah skincare yang memiliki konsentrasi bahan aktif cukup tinggi. Berbeda dengan serum yang cenderung kental, essence bertekstur cair dan ringan.

Di malam hari, peran essence adalah untuk menyiapkan kulit agar lebih mudah menyerap produk skincare setelahnya. Dengan kata lain, penggunaan essence dapat membantu memaksimalkan efektivitas serum, moisturizer, dan lainnya.

Tak hanya itu, essence juga membantu dalam menjaga kelembapan kulit, menyeimbangkan pH kulit wajah, melindungi skin barrier dari kerusakan, dan mencegah penuaan dini.

Lewati step ini jika kandungan produk di step sebelum atau setelahnya sudah cukup baik untuk kulit.

Step 5 : Serum

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, serum memiliki peran sebagai booster dalam pemakaian skincare yang benar. Yang menarik, pengaplikasian serum jauh lebih efektif di malam hari karena kandungan bahan aktif yang kaya dan tinggi di dalamnya akan terserap dan bekerja maksimal ketika tubuh beristirahat.

Pilih jenis serum sesuai dengan kondisi kulit karena setiap jenis kulit memiliki kebutuhan bahan aktif yang berbeda-beda. Misalnya, jika memiliki masalah kulit berjerawat, gunakan serum yang mengandung salicylic acid (BHA), centella asiatica atau cica, green tea, dan tea tree. Selain bekerja untuk mengatasi jerawat dengan membersihkan sel kulit mati dan sebum berlebih, kandungan-kandungan tersebut juga membantu menenangkan kulit.

Belakangan ini muncul begitu banyak merek lokal yang memproduksi berbagai jenis serum seperti Implora Serum, Azarine Serum, Trueve Serum dan lainnya. Pastikan penggunaan produk serum tersebut sesuai dengan kebutuhan wajah. Agar tidak salah pilih fungsi dan kegunaan, sila cek artikel tersebut.

Lewati step ini jika tidak ada kondisi tertentu pada kulit yang mengharuskan pemakaian serum sebagai booster.

Step 6 : Night Cream / Moisturizer atau Krim Malam – Pelembap khusus malam hari

Berbeda dengan moisturizer untuk pagi hari yang cenderung berfungsi dalam melindungi kulit dari paparan sinar matahari, night cream atau pelembap di malam hari membantu menyegarkan kulit yang sedang beregenerasi. Biasanya night cream mengandung bahan aktif yang melakukan pekerjaan terbaiknya di saat tubuh tidur dan tidak terkena sinar matahari yang berbahaya.

Ahli dermatopatologi di Boston, dr Gretchen Frieling, MD menyampaikan, tidur merupakan fase kulit melakukan pekerjaan yang berat. Karena itu dibutuhkan kandunga produk yang dapat membantu menjaga kesehatan kulit dan mengurangi tanda-tanda penuaan dalam semalam. Pada kondisi inilah, peran night cream dalam memulihkan dan memperbaiki kulit wajah sangat dibutuhkan.

Lewati step ini jika kulit sudah cukup terhidrasi atau mendapat kandungan yang cukup dari produk-produk skincare lainnya.

Step 7 : Eye Cream

Pemakaian eye cream di malam hari juga diperlukan sebagaimana perannya di pagi atau siang hari. Step ini diperlukan karena pengaplikasian eye cream, baik di pagi maupun malam hari, bertujuan untuk mendapatkan hasil yang lebih cepat dan maksimal.

Eye cream merupakan salah satu tahapan rutinitas skincare malam yang sering dilupakan
Eye cream merupakan salah satu tahapan rutinitas skincare malam yang sering dilupakan. Image by pressfoto on Freepik

Lewati step ini jika tidak memiliki masalah kulit di area sekitar bawah mata seperti tanda-tanda penuaan dini.

Step 8 : Spot Treatment

Urutan terakhir night skincare routine adalah pemakaian spot treatment untuk kulit yang memiliki masalah jerawat. Dibandingkan dengan pagi hari, pengaplikasian produk ini di malam hari jauh lebih efektif.

Namun, kandungan acne-fighting yang terkonsentrasi di dalamnya membutuhkan waktu cukup lama, yakni sekitar 15-20 menit hingga spot treatment benar-benar terserap oleh kulit.

Untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal, jadikan step ini sebagai langkah terakhir dari rutinitas skincare malam hari. Hal ini bertujuan untuk membantu spot treatment bekerja langsung pada titik jerawat tanpa terganggu oleh produk dan kandungan lainnya.

Lewati step ini jika kulit tidak memiliki masalah jerawat.

Urutan Skincare Wajib Pagi dan Malam

Apakah tahapan pemakaian skincare yang benar di atas terlalu banyak dan terkesan memakan waktu? Bagi sebagian orang, tentul hal itu sangat mungkin terpikirkan. Apalagi jika di pagi hari orang diharuskan untuk segera bersiap-siap untuk berangkat ke kantor atau mengantar anak ke sekolah.

Urutan skincare wajib bagi mereka yang sibuk dan tidak punya banyak waktu
Urutan skincare wajib bagi mereka yang sibuk dan tidak punya banyak waktu. Image by Freepik

Kesibukan dapat membuat waktu pemakaian skincare menjadi terbatas. Akibatnya, orang menjadi mudah lengah dan tak jarang jadi lupa merawat kulit.

Begitu juga dengan skincare malam. Setelah beraktivitas seharian, tubuh akhirnya sangat lelah dan banyak orang memutuskan untuk lekas beristirahat sehingga step skincare malam yang cukup panjang sering terlewatkan.

Namun tak perlu khawatir, dalam pemakaian skincare, terdapat beberapa step yang dapat dilewati karena bukan tahapan yang utama. Berikut beberapa urutan skincare wajib, tapi cepat diaplikasikan sehingga kulit tetap bersih dan terhidrasi meski di tengah kesibukan:

Skincare Pagi

  1. Cleansing atau mencuci wajah dengan pembersih wajah berbasis air atau facial wash.
  2. Toner untuk memastikan wajah bersih dan cukup terhidrasi.
  3. Moisturizer yang mengandung SPF atau sunscreen yang memiliki fungsi melembapkan wajah.

Skincare Malam

  1. Cleansing atau mencuci wajah dengan pembersih wajah berbasis air atau facial wash untuk menghapus kotoran yang menempel di kulit sisa aktivitas seharian.
  2. Toner untuk menghidrasi wajah.
  3. Night cream atau krim malam yang memiliki cukup kandungan bahan aktif untuk melindungi dan memperbaiki kulit.

Berapa Lama Efek Skincare Akan Terlihat?

Setelah menggunakan produk skincare secara rutin dan teratur di pagi dan malam hari, kini yang menjadi pertanyaan adalah berapa lama efek skincare akan terlihat?

Tentu saja tidak ada proses yang instan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Apalagi setiap produk memiliki efektivitas bekerja masing-masing yang berbeda. Berikut perkiraan waktu bekerja tiap skincare di kulit hingga memperlihatkan hasilnya:

Cleanser / facial wash : 30 hari

Toner : 2-3 minggu

Essence : 6-8 minggu

Serum : 6-8 minggu

Spot Treatment : 24 jam-12 minggu

Eye cream : 6-8 minggu

Day / Night Moisturizer : 2 minggu

Tips Rutinitas Menjaga Kulit tetap Sehat

Tips menjaga kulit tetap sehat
Tips menjaga kulit tetap sehat selain dengan menggunakan skincare. Image by marymarkevich on Freepik

Pemakaian skincare dengan benar dan rutin akan memberikan hasil yang menjanjikan untuk kulit, terutama wajah. Untuk itu, perhatikan tips-tips berikut untuk mendapatkan hasil yang sempurna:

  1. Lakukan eksfoliasi secara rutin, tapi tidak lebih dari 2x seminggu.
  2. Membersihkan wajah secara rutin, yakni 2x sehari.
  3. Gunakan pelembab setiap hari untuk menjaga kulit tetap terhidrasi dengan baik.
  4. Gunakan tabir surya setiap hari untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
  5. Berikan kulit beristirahat dari pembersih yang keras di kulit.
  6. Konsumsi buah dan sayur yang mengandung banyak vitamin dan nutrisi untuk kulit.
  7. Minum air putuh secara cukup agar kulit tetap terhidrasi dengan baik.
  8. Hindari aktivitas yang dapat memicu kerusakan kulit dari dalam tubuh seperti merokok dan mengonsumsi minuman beralkoholl.
  9. Hindari stres dan konsumsi makanan tidak sehat untuk menghindari masalah kulit seperti iritasi, alergi, gatal, kemerahan, jerawat, bruntusan, hingga kulit rusak.
  10. Tidur dengan waktu yang cukup. Penelitian dari Clinical and Experimental Dermatology pada 2015 menemukan fakta bahwa orang yang tidur 7–9 jam di malam hari memiliki kulit yang lebih lembap.

Kesimpulan : Urutan Pemakaian Skincare Tergantung Kondisi Kulit

Untuk mendapatkan kulit wajah yang sehat, bersih, dan cerah, tidak cukup hanya dengan membeli produk skincare dan memakainya hanya sesekali. Namun, dibutuhkan tahapan pemakaian skincare yang benar dan rutinitas yang teratur agar kandungan yang berada di dalam produk tersebut dapat bekerja dengan baik.

Tak hanya itu, pemakaian skincare yang benar tak cukup dilakukan di pagi hari, tapi juga di malam hari. Ternyata, penggunaan skincare di malam hari akan berdampak lebih baik karena bahan aktif akan menyerah dan bekerja jauh lebih optimal ketika tubuh tidur.

Selain itu, menjaga kebersihan tangan selama mengaplikasikan skincare, jenis skincare, dan kandungan dalam juga perlu diperhatikan untuk mengindari terjadinya iritasi, alergi, gatal, bruntusan, jerawat, hingga kerusakan kulit. Di sisi lain, faktor-faktor di luar penggunaan skincare juga berpengaruh pada kulit, seperti konsumsi makanan dan cairan, waktu istirahat, hingga pengelolaan stres.

Perhatikan dengan baik tahapan pemakaian skincare yang benar dan lakukan tips-tips menjaga kulit tetap sehat sebagaimana yang telah dipaparkan di atas untuk mendapatkan kulit yang sempurna.